----- SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KOTA TARAKAN, Alamat : Jalan Halmahera depan taman oval 1 ladang telp. / fax : (0551) 32492 Kel. Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah, KOTA TARAKAN - KALIMANTAN UTARA (kodepos 77121). EMAIL : polppkotatarakan@gmail.com -----

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label PENANGGULANGAN HURU HARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENANGGULANGAN HURU HARA. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2013

ALL OUT PENGAMANAN PILWALI TARAKAN 2013




Polres Libatkan Kekuatan TNI hingga Satpol PP


#POLPPTARAKAN_INFO : Polres Tarakan selaku leading sektor pengamanan bakal all out amankan tahapan Pemilihan Walikota dan wakil walikota (Pilwali) Tarakan yang akan digelar 10 September mendatang. Tak terkecuali untuk jadwal kegiatan kampanye damai di Stadion Datu Adil (23/8), besok. 

Kekuatan pengamanan, selain personel Polres Tarakan plus penambahan 1 kompi Brimob Kaltim, juga didukung penuh kekuatan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja, Sentra Komunikasi (Senkom) maupun satuan pengamanan lainnya.

“Untuk persiapan pengamanan tahapan kampanye, Polres Tarakan didukung TNI dan pengamanan terkait lainnya melakukan gelar pasukan untuk menunjukkan kesiapan dalam pengamanan kampanye damai nanti,” ungkap Wakapolres Tarakan Kompol Bambang Satriawan di sela geladi bersih pengamanan-di stadion Datu Adil, sore kemarin.
Lanjut Wakapolres, rangkaian tahapan geladi bersih kemarin adalah pemantapan upacara kampanye damai dan dilanjutkan geladi bersih pengamanan konvoi kampanye damai yang akan dikawal Satuan Unit Lalulintas (Satlantas) Polres Tarakan.

Wakapolres Tarakan Kompol Bambang Satriawan kepada Radar Tarakan menjelaskan, pihaknya pada dasarnya sudah siap mengamankan Pemilukada Tarakan yang mana sejauh ini berjalan dengan baik.

Wakapolres juga menginformasikan bahwa, yang akan menjadi inspektur upacara (irup) nanti adalah Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Toto Adi Kuncoro yang sore ini dijadwalkan tiba di Tarakan beserta sejumlah rombongan lainnya.

Nah, saat hari H besok, waka menyebutkan, kurang lebih 1.000 personil dari setiap unsur akan dilibatkan, termasuk dari Satuan Brimob Polda Kaltim.

Lebih lanjut dikatakan, dalam rangkaian pelaksanaan upacara dan kampanye damai nanti juga akan dilakukan penandatangan berkas acara kesepakatan setiap pasang calon walikota dan wakil walikota Tarakan. Setiap pasangan calon harus mendukung jalannya pemilukada damai, dan siap menerima hasil yang ditetapkan KPU Tarakan.

“Ada pembuatan pernyataan dari setiap pasang calon untuk menyatakan siap kalah dan siap menang. Nantinya, akan dibuatkan semacam berita acara kesepakatan siap kalah dan siap menang,” imbuh Kompol Bambang.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan konvoi kendaraan bermotor utuk ramaikan kampanye damai bersama 9 pasang calon walikota dan wakil walikota Tarakan. Dalam kegiatan ini nantinya akan dikawal Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan.

Adapun rute konvoi, rencananya mengambil garis start dan finish di Stadion Datu Adil dengan rute mengelilingi pusat kota. Lalu apakah Wakapolda Kaltim juga turut dalam konvoi tersebut?
“Kita belum bisa pastikan tahu,” jawabnya.

Wakapolres menambahkan, Polres Tarakan akan menempatkan sejumlah unit personelnya di 4 titik kampanye. Titik kampanye dimaksud adalah sejumlah tempat atau venue yang ditetapkan sebagai lokasi kampanye di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Tarakan Tengah, Timur, Barat dan Utara.

Selain itu, komitmen pengamanan juga dilakukan di setiap posko pemenangan dan sejumlah tempat seperti kantor KPU Tarakan, kantor Panwaslukada, dan kantor Walikota Tarakan.

Melalui geladi bersih, Kompol Bambang juga berharap, selama pilkada berlangsung, keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman.

Sumber Kutipan :
Terbit Kamis, 22 Agustus 2013

LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 
KIRIM SMS KE 081262118367 




BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI
HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

Kamis, 28 Juli 2011

MINTA SATPOL PP JANGAN TEBANG PILIH




Terhadap Keberadaan Daging Tawau di Tarakan

Setiap tahunnya, daging Alana (berbahan dasar daging sapi India) yang didatangkan sejumlah pedagang daging di Tarakan melalui Nunukan atau Tawau, Malaysia, menjadi sasaran penindakan pelanggaran Perda oleh Satpol PP Kota Tarakan. Daging ini dianggap ilegal keberadaannya karena dianggap mampu menularkan penyakit mulut dan kuku (PMK).
Hal ini pun diatur dalam Perda Kota Tarakan Nomor 15/2004 tentang Pemotongan Hewan, Pemotongan Unggas, Perdagangan Ternak, Pemasukan, Peredaran dan Penjualan Daging. Versi pedagang, hal ini tentu saja merugikan mereka. Lantaran, daging Alana atau biasa disebut daging Tawau ini memiliki pangsa pasar cukup baik, harga yang lebih murah dari daging sapi lokal dan diminati konsumen.
Umumnya, daging Tawau ini diminati masyarakat yang sedang menggelar hajatan atau acara besar lainnya. Dari itu, permintaannya pun akan meningkat pada bulan Ramadan dan Idulfitri. “Satpol PP jangan selalu menilai daging Alana sebagai produk ilegal yang tidak sehat untuk dikonsumsi. Tudingan itu harus disertakan bukti yang nyata dari riset atau laboratorium kesehatan daerah,” ujar Gufron, koordinator aksi kepada Radar Tarakan, kemarin siang.
Jika bukti ilmiah tersebut tidak ada, pihaknya berharap agar Satpol PP dapat memperlakukan tindakan yang sama terhadap daging-daging impor lainnya.
Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Tarakan –Dison SH mengaku pihaknya tak pernah melakukan ‘tebang pilih’ terhadap proses penindakan dan penyitaan daging impor atau sejenisnya yang dianggap ilegal peredarannya di Kota Tarakan. Sebab, penindakan dilakukan berdasar pada prosedur yang tepat. “Kami melakukan razia ada yang sifatnya rutin dan diagendakan, serta insindentil. Semua itu dilakukan setelah informasi dari pemantauan di lapangan terkumpul dengan valid,” tandas Dison yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin malam.
Informasi tersebut dikumpulkan oleh pihak Satpol PP, Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan serta dari masyarakat sekitar yang mengetahui adanya peredaran ilegal daging impor. “Fokus perhatian Pemkot Tarakan memang adalah daging Tawau. Karena daging ini mampu menyebabkan PMK tadi, bila ada wilayah yang terendemis PMK maka akan butuh waktu 100 tahun dan dana miliaran rupiah untuk meniadakannya. Belum lagi, Indonesia akan di-black list dari daftar negara pengekspor daging hewan berkuku belah dunia,” terang Dison.
Soal penindakan, Dison memastikan hampir seluruh rangkaian peredaran dan penyaluran daging Tawau di Tarakan dilakukan secara terselubung oleh oknum tak bertanggungjawab. Cara ini dipilih karena, oknum tersebut takut akan ditindak dan disidangkan oleh aparat berwenang. “Biasanya, daging Tawau banyak masuk ke Tarakan pada saat Magrib, dengan cara dari kapal diangkut ke kendaraan dan langsung dilangsir ke rumah pembelinya. Juga pada waktu Subuh, dimana para petugas pengawasan dalam keadaan beristirahat dan tidak fokus pada pengawasan peredaran daging Tawau,” tandasnya.
Dikatakan, kesan tebang pilih tersebut muncul karena masyarakat melihat proses razia dan penindakan yang dilakukan Satpol PP hanya terjadi pada satu atau dua tersangka. “Dengan kata lain kami melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi dalam waktu lama. Tak bisa langsung razia maka dari itu, paling hanya dua atau tiga titik yang dirazia,” tukasnya.(ndy)


Sumber Kutipan :
Terbit Jumat, 29 Juli 2011

LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 ATAU (0551) 5500655 
SMS (PESAN SINGKAT) KE (0551) 5500655 

BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

Kamis, 21 Juli 2011

100 ORANG UNJUK RASA DI HALAMAN KANTOR WALIKOTA TARAKAN




Sekitar 100 orang dari berbagai asosiasi kontraktor dan masyarakat di Tarakan, Kalimantan Timur menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Walikota Tarakan, Kamis (21/7/2011).
Mereka menuntut Pemkot Tarakan untuk segera merealisasikan pengerjaan pembangunan yang berada di empat kecamatan di Kota Tarakan.
Mereka kecewa hingga saat ini di empat kecamatan di Kota Tarakan seperti Kecamatan Tarakan Timur, Tarakan Barat, Tarakan Utara, dan Tarakan Tengah, belum melaksanakan pengerjaan pembangunan.
Mereka merasa empat kecamatan ini sengaja menunda pelaksanaan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat ini.
“Kami mohon Pemkot Tarakan untuk dapat segera merealisasikan pembangunan di empat kecamatan ini. Sebab pembangunan di empat kecamatan ini sudah dianggarkan mengapa sampai saat ini belum juga dilaksanakan ini ada apa,” ungkap salah satu koordinator unjuk rasa, Fajar Ngewa.

Sumber Kutipan (Kecuali Gambar Ilustrasi) :
Tribunnews.com - Kamis, 21 Juli 2011 

LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 ATAU (0551) 5500655 
SMS (PESAN SINGKAT) KE (0551) 5500655 

BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

ANAK 8 TAHUN MENGAJI DI HADAPAN PENGUNJUK RASA



Ada yang menarik saat unjuk rasa yang dilakukan oleh asosiasi kontraktor dan masyarakat Kota Tarakan, Kalimantan Timur di Halaman Kantor Walikota Tarakan, Kamis (21/7/2011).
Di sela-sela unjuk rasa seorang anak bernama Muhammad Ridwan membacakan ayat suci Alquran.
Saat anak berusia delapan tahun ini membacakan ayat suci Alquran, anggota kepolisian dan petugas Satuang Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjaga keamanan hanya diam, namun beberapa orang ada yang tersenyum melihat aksi tersebut.
Muhammad Ridwan membacakan ayat suci Alquran ini di dalam mobil pick up yang dibawa pengunjuk rasa.
Menurut Armin, ayat suci yand dibacakan Ridwan, memiliki arti yaitu matinya pembangunan di Kota Tarakan, sesuai dengan belum direalisasikannya pembangunan di Kota Tarakan hingga saat ini.
Padahal masyarakat ingin merasakan pembangunan secepatnya.


Sumber Kutipan :
Tribunnews.com - Kamis, 21 Juli 2011


LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 ATAU (0551) 5500655 
SMS (PESAN SINGKAT) KE (0551) 5500655 

BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

Rabu, 20 Juli 2011

BIKIN KOPERASI PENGECER BBM LAGI, TAK DISETUJUI




Walikota Wacanakan Pakai Kartu Kendali

Aksi demo yang dilakukan pengecer bensin BBM (bahan bakar minyak) ke kantor Walikota Tarakan kemarin tidak membuahkan hasil. Bahkan dalam pertemuan yang diikuti walikota, wakil walikota, ketua DPRD, sekretaris kota, anggota DPRD dengan perwakilan pendemo pengecer BBM tersebut tidak menemukan kesepakatan.
“Kami sangat kecewa dengan pemerintah, karena yang kami harapkan disini adalah sebuah keputusan, ternyata tidak ada keputusan,” kata Ridwan Alkaf, koordinator pendemo.
Mereka pun berencana, jika dalam dua tiga hari ini tidak ada keputusan dari pemerintah kota yang berpihak kepada mereka, maka para pengecer BBM yang datang dengan massa sekitar 200 orang, dibantu puluhan mahasiswa ini akan kembali datang ke pemerintah kota dengan jumlah massa yang lebih banyak. “Kita akan datang lima kali lipat dari yang kita bawa sekarang,” janji Ridwan.
Untuk diketahui, ratusan pengecer bensin yang melakukan aksi demo ke kantor walikota kemarin adalah para pengecer BBM yang belum tergabung dalam koperasi bensin eceran. Sehingga mereka tidak mendapatkan kartu untuk melakukan pengisian BBM di APMS. Alhasil, sejak seminggu kemarin para pengecer yang diperkirakan mencapai 300-an orang ini tidak dapat menjalankan usahanya lantaran ditolak di APMS.
Meski demikian, para pengecer yang belum tergabung dalam koperasi ini tidak memaksakan pemerintah kota untuk membentuk koperasi baru lagi khusus mengakomodir pengecer BBM tersebut.
“Kami tidak ingin membentuk koperasi, namun kami hanya menginginkan sebagai warga kecil juga bisa mengisi bensin jeriken,” katanya.
Pihaknya pun tidak menginginkan dan tidak ada rencana untuk bergabung dalam koperasi pengecer BBM yang sudah terbentuk. “Kami hanya mau diizinkan untuk membeli premium untuk berjualan, begitu saja!” serunya.
Meski belum mendapatkan lampu hijau dari pemerintah agar mereka dapat kembali berjualan dan membeli premium bersubsidi di APMS, para pengecer BBM ini tetap akan melakukan aktifitas berjualan BBM. “Dapat izin atau tidak dapat izin, kami tetap antri BBM ke APMS. Apapun yang terjadi kami siap tanggung risikonya, termasuk berhadapan secara langsung dengan pihak petugas pun kami siap, karena kami bukan penjahat BBM,” pungkasnya.
Walikota Tarakan Haji Udin Hianggio tampaknya memang mulai selektif dalam mengeluarkan izin terhadap koperasi BBM ini. Menurutnya jika pemerintah semudah mungkin membentuk koperasi baru untuk pengecer BBM, maka besok-besok akan datang lagi pengecer BBM lainnya sambil berdemo dan menginginkan pembentukan koperasi baru lagi. “Ini yang akan terjadi nanti,” kata Udin Hianggio.
Untuk itu, pemerintah kota tidak akan memberikan keputusan secepat mungkin meski mendapat desakan dari pendemo. Namun, pemerintah kota dengan instruksi walikota akan membentuk tim khusus dan melakukan kajian untuk mendapatkan keputusan yang terbaik. “Kalau perlu libatkan mahasiswa untuk memikirkan dan mengkaji masalah ini,” tandas walikota.
Orang nomor satu di Pemerintah Kota Tarakan ini pun mewacanakan untuk membuat kartu kendali kepada semua pengguna BBM bersubsidi di Tarakan. Ini dilakukan untuk mengatur penyaluran subsidi BBM baik melalui SPBU maupun melalui APMS.
“Sehingga orang tidak bolak balik mengisi BBM,” tegasnya. Pasalnya, berbagai cara yang dilakukan pemerintah kota mulai pembatasan BBM sampai pengawasan yang melibatkan Satpol PP pun tidak mampu mengatasi antre BBM di SPBU dan APMS di Tarakan.(ddq)


Sumber Kutipan :
Terbit Rabu, 20 Juli 2011

LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 ATAU (0551) 5500655 
SMS (PESAN SINGKAT) KE (0551) 5500655 

BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

Selasa, 19 Juli 2011

PEDAGANG BENSIN ECERAN DATANGI WALIKOTA TARAKAN



Puluhan pedagang  botol bensin eceran yang tidak terakomodir di Koperasi Serba Usaha Karya Maju Bersama mendatangi Kantor Walikota Tarakan, Selasa (19/7/2011).

Mereka menuntut agar Surat Keputusan Walikota Tarakan Nomor 510/HK-VII/511/2011 Tanggal 06 Juli 2011 yang mengakomodir sebanyak 226 pedagang botol bensin eceran dalam Koperasi Serba Usaha Karya Maju Bersama untuk penetapan alokasi BBM premium dan solar.

Saat mendatangi kantor Walikota Tarakan, mereka membawa beberapa spanduk. Antara lain berbunyi "Tolong jangan caplok subsidi kami", "tolong lindungi orang-orang kecil", "tolong tinjau ulang kebijakan Alexsandra Kepala Disperindagkop dan UMKM Kota Tarakan". 

Ridwan, salah satu perwakilan pedagang bensin eceran mengaku, sudah seminggu ini pihaknya tidak mendapat jatah bensin dari APMS Persemaian. Hal ini dikarenakan ia bersama teman-temannya tidak masuk dalam anggota Koperasi Serba Usaha Karya Maju Bersama.

"Waktu kami beli bensin di  APMS Persemaian tidak diberikan, katanya kami ini tidak masuk dalam anggota Koperasi Serba Usaha sesuai dengan Keputusan Walikota Tarakan. Mendengar ini kami kaget dan meminta Walikota Tarakan mencabut SK itu karena ini merugikan kami selaku pedagang," ungkapnya.



Sumber Kutipan (Kecuali Gambar Ilustrasi) :
Tribun Kaltim - Selasa, 19 Juli 2011


LAYANAN PENGADUAN SETIAP HARI 1 X 24 JAM 
SATPOL PP KOTA TARAKAN : 
TELEPON (0551) 32492 ATAU (0551) 5500655 
SMS (PESAN SINGKAT) KE (0551) 5500655 

BLOG INI DAPAT DIAKSES MELALUI HANDPHONE (MOBILE VERSION)
KLIK DISINI : MOBILE VERSION
Readmore »

Kamis, 13 Mei 2010

50 ORANG PERSONIL SATPOL PP KOTA TARAKAN MENGIKUTI PELATIHAN PHH TAHUN 2010


Sebanyak 50 orang personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan melakukan pelatihan Penanggulangan Huru Hara (PHH). Pelatihan ini diadakan selama tiga hari mulai dari 10 hingga 12 Mei di Kantor Satpol PP Kota Tarakan.

Dalam pelatihan ini Banpol diberikan berbagai materi, mulai dari pola pelatihan dasar, cara-cara pengendalian massa, hingga melakukan praktek simulasi di lapangan. Pelatihan ini dibantu  instruktur dari empat orang Brimob Tarakan.


Khusus untuk praktek simulasi di lapangan, Personil tersebut menggunakan perlengkapan lengkap, seperti helm, pakaian PHH, tameng dan tongkat. Dalam kegiatan ini peserta dibuat tiga regu untuk mengantisipasi demo yang dilakukan masyarakat.


Kepala Seksi Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP Tarakan, Waridi mengungkapkan, pelatihan ini untuk memberikan pembekalan terhadap banpol tentang cara menghadapi masyarakat yang melakukan aksi demo. "Selain itu juga untuk menjaga keselamatan diri banpol  itu sendiri," katanya.

by KAMSIR.








 
Readmore »

Rabu, 28 April 2010

RATUSAN WARGA TANJUNG BATU DAN TANJUNG PASIR DEMO PEMKOT TARAKAN


Ratusan warga Tanjung Batu dan Tanjung Pasir melakukan demo di depan halaman Kantor DPRD Kota Tarakan, Rabu tanggal 28 April 2010 mulai pukul 10.00 wita. Mereka menuntut agar Pemkot Tarakan segera merealisasikan pembangunan jalan tembus Tanjung Batu dan Tanjung Pasir sejauh 4 Kilometer.

Warga Tanjung Batu, Arifudin, mengatakan, sebab sudah dua tahun ini dijanjikan pemerintah untuk dibangunkan jalan, tapi kenyataanya hingga saat ini jalan tersebut belum juga direalisasikan.  "Jalan ini penting bagi kami, karena ini akses menuju kota. Jadi kami harap ini segera dibangun, agar perekonomian kita juga meningkat," ujarnya.

Dalam mengamankan kegiatan tersebut pihak Polres Tarakan menurunkan sejumlah personil dan mengingat lokasi tempat berlangsungnya demo itu Satpol PP Kota Tarakan dengan jumlah personil 24 orang langsung mengamankan lokasi tersebut dalam rangka mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan, dan patut di syukuri kegiatan tersebut berjalan sangat tertip dan damai.

by KAMSIR





Readmore »

Rabu, 29 Juli 2009

AKSI DAMAI DI HALAMAN PARKIR KANTOR SEKRETARIAT WALIKOTA TARAKAN

Sebanyak 100 orang masyarakat yang mengatasnamakan forum masyarakat Kota Tarakan senin tanggal 27 juli 2009 sekitar pukul 09.30 wita bertempat di halaman parkir Kantor Sekretariat Walikota Tarakan melaksanakan demonstrasi dalam rangka menyikapi masalah kinarja PLN dan TDL di Kota Tarakan.

Dalam rangka mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan pihak Kepolisian Resort Tarakan menempatkan personilnya dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tarakan turut serta dalam pengamanan tersebut khususnya aset - aset Pemerintah Kota Tarakan yang berada di sekitar Kantor Sekretariat Walikota Tarakan.
Readmore »

BERITA SATPOL PP KOTA TARAKAN ..............

PERSEMBAHAN: BLOG SATPOL PP KOTA TARAKAN